
Cimahi, 2026 — Telkom University melalui program KKNT UMKM Kreatif Cimahi melaksanakan pemberdayaan bagi pelaku UMKM di Sentra Susu Cipageran, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Program ini berfokus pada penguatan branding kawasan, standarisasi label produk, inovasi kemasan, serta digitalisasi pemasaran produk olahan susu lokal.
Potensi dan Tantangan UMKM Sentra Susu Cipageran
Sentra Susu Cipageran dikenal sebagai kawasan potensial berbasis produk olahan susu yang telah berkembang lebih dari satu dekade. Produk yang dihasilkan cukup beragam, mulai dari susu pasteurisasi, yoghurt, keju mozarella, bolu susu, pie susu, sabun susu, hingga produk turunan lainnya.
Namun, berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan pelaku UMKM, masih ditemukan beberapa persoalan utama seperti branding yang masih berjalan sendiri-sendiri, desain label yang belum optimal, keterbatasan akses pasar modern, serta pemanfaatan media digital yang belum maksimal.
Program KKNT UMKM Kreatif Cimahi Telkom University
Program ini dibimbing oleh Fauzan Aziz, S.M.B., M.B.A. sebagai dosen pembimbing dan dilaksanakan oleh tim mahasiswa Telkom University. Kegiatan hadir sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam menjawab kebutuhan pelaku UMKM Sentra Susu Cipageran yang menghadapi tantangan dalam aspek branding, pemasaran digital, standardisasi kemasan, legalitas produk, serta pengelolaan usaha yang lebih terintegrasi.
Melalui program bertema “Pemberdayaan UMKM Sentra Susu Cipageran melalui Standarisasi Label Produk, Inovasi Kemasan, dan Digitalisasi Pemasaran UMKM Kreatif Cimahi”, tim melakukan sejumlah tahapan kegiatan:
- Observasi lapangan dan survei konsumen
- Analisis kebutuhan UMKM
- Perancangan desain kemasan dan label
- Penyusunan SOP sederhana
- Pengembangan katalog digital
- Pendampingan pemasaran melalui media sosial dan marketplace
Kunjungan ke Pelaku UMKM Sentra Susu Cipageran
“KKNT ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah bagaimana produk lokal Cipageran dapat memiliki nilai tambah yang lebih kuat melalui kemasan yang lebih baik, label yang lebih informatif, serta pemasaran digital yang lebih terarah,” ujar Fauzan Aziz, S.M.B., M.B.A., dosen pembimbing KKNT.
Pengembangan Website dan Aplikasi SapiCare
Selain pendampingan kemasan dan pemasaran, tim KKNT UMKM Kreatif Cimahi juga mengembangkan sistem digital terintegrasi. Salah satu luaran yang dikembangkan adalah website UMKM sebagai media katalog produk, informasi usaha, dan promosi digital.
Tim juga mengembangkan aplikasi digital sederhana bernama SapiCare untuk mendukung proses pendataan dan pemantauan perawatan sapi. Aplikasi ini membantu peternak dan petugas lapangan agar proses pencatatan, monitoring, dan pengelolaan data ternak dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Digitalisasi Pemasaran UMKM Kreatif Cimahi melalui Media Sosial dan Marketplace
Program KKNT UMKM Kreatif Cimahi juga mendorong penguatan pemasaran digital melalui platform seperti WhatsApp Business, media sosial, GoFood, Shopee, serta katalog digital. Upaya ini diharapkan membantu UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan memperkuat posisi Sentra Susu Cipageran sebagai kawasan unggulan produk olahan susu di Kota Cimahi.
Melalui kegiatan ini, Telkom University berharap UMKM Sentra Susu Cipageran mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas kawasan, dan mengembangkan sistem pemasaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital. Dalam jangka panjang, program KKNT UMKM Kreatif Cimahi Telkom University ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta mendorong terwujudnya UMKM yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Penulis: Tim KKNT | Editor: BPA | Foto: Tim KKNT

